Bagaimana implentasai (penerapan)
pembelajaran fonologi bagi mahasiswa, jelaskan dengan di sertai contoh !
(MINIMAL 500 kata )
Jawab
Sebagaimana kita
ketahui fonologi adalah bidang linguistik yang mempelajari, menganalisis dan
membicarakan runtutan bunyi-bunyi bahasa. Fonologi adalah ilmu tentang bunyi
bahasa .Implementasi pembelajaran fonologi bagi mahasiswa sangatlah penting,
karena banyak digunakan untuk keperluan komunikasi sehari-hari , sebagai seorang mahasiswa pemahaman struktur
fonologi bahasa perlu diperluas,karena selain mendapat bekal dari pemakaian
bahasa indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari –hari juga dapat bermanfaat dalam pembinaan bahasa
kita .
Pemanfaatan pembelajaran
fonologi sangat berpengaruh terhadap cara berbicara seseorang ,apabila
seseorang mengaplikasikan pembelajaran fonologi yang telah diketahui dengan baik sehingga orang lain yang menjadi
pendengar dapat mengerti dan memahami apa yang keluar dari bunyi ujar orang
tersebut.
Sebagaimana seorang
mahasiswa yang jurusan nya keguruan mempelajari fonologi berperan penting apabila menyampaikan materi vocal dan konsonan nya harus jelas
Seorang mahasiswa wajib
mempelari fonologi karena fonologi merupakan salah satu fondasi utama dalam
mempelajari linguistic atau tata bahasa, juga untuk meningkatkan pemahaman
bunyi bahasa supaya nanti kita bisa mnerapkan klasifikasi bunyi bahasa secara
praktis dan benar dalam proses belajar mengajar dilapangan.
Fonologi dipandang
sebagai fondasi dalam mempelajari bahasa Indonesia karena fondasi merupakan
kunci utama dalam mempelajari fonoloi, khususnya bagi para pengguna bahasa
sangat perlu mempelajari fonologi dengan mempunyai fondasi ilmu bunyi nantinya
guru dan calon guru diharapkan mampu menjadi guru professional dengan basis
kokoh dalam ilmu pengetahuan bunyi yang dimiliki nya .
dalam pembelajaran
fonologi sebaiknya mahasiswa mengerti terlebih dahulu apa itu fonologi , karena
apabila mahasiswa tidak mengerti fonologi maka mereka akan susah menerapkannya
Dalam penerapan
fonologi pembelajarannya dapat dilakukan dengan cara memasukan materi fonologi
kedalam pembelajaran bahasa Indonesia, pendapat-pendapat tersebut menimbulkan
adanya pendekatan yang berbeda yakni:
1.
Pendekatan yang mendasari pendapat bahwa
belajar berbahasa, berarti berusaha membiasakan dan menggunkan bahasa untk
berkomunikasi.
2.
Pendekatan yang mendasari pendapat bahwa
belajar berbahasa berarti berusaha untuk memeperoleh kemampuan berkomunikasi.
3.
Pendekatan yang mendasari pendapat bahwa
dalam pembelajaran bahasa, yang harus diutamakan ialah pemahaman akan
kaidah-kaidah yang mendasari ujaran, tekanan pembelajaran pada aspek-aspek
kognitif bahasa, bukan pada kemampuan menggunakan bahasa.
Manfaat fonologi dalam
penyusunan ejaan bahasa bagi mahaiswa , ejaan adalah peraturan , penggambaran,
atau pelambang bunyi ujar suatu bahasa . karena bunyi ujar ada dua unsur,
segmental dan suprasegmental , maka ejaan pun menggambarkan atau melambangkan
kedua unsur bunyi ujar tersebut. Perlambangan unsur segmental ini tidak hanya
bagaimana melambangkan bunyi-bunyi ujar dalam bentuk tulisan atau huruf,tetapi
juga bagaimana menuliskan bunyi-bunyi ujar dalam bentuk kata,frasa,dan kalimat
bagaimana memenggal suku kata , bagaimana menuliskan singkatan,nama orang,lambing-lambang
teknis keilmuan dan sebagainya.Tata cara penulisan bunyi ujar(baik
segmental maupun suprasegmental ) ini
bisa memanfaatkan hasil kajian fonologi terutama hasil kajian fonemik terhadap bahasa yang bersangkutan contoh ejaan bahasa Indonesia yang slama ini
telah diterapkan dalam penulisan memanfaatkan hasil studi fonologi bahasa Indonesia,
terutama yang berkaitan dengan pelambang fonem. Oleh karena itu , ejaan bahasa Indonesia
dikenal dengan istilah ejaan donemis .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar